ENVIROMENTAL PROTECTION

& CONSERVATION

DISLHSU Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Sumut

upt psMembenahi permasalahan sampah merupakan hal yang menjadi tanggung jawab bersama. Untuk itu, demi menuju Indonesia bersih, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara semangat membentuk bank sampah melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara Dr. Ir. Hj. Hidayati MSi mengatakan, permasalahan sampah menjadi prioritas di tengah masyarakat. Disadari pengelolaan sampah juga belum optimal di Provinsi Sumut. Namun, setelah adanya perubahan institusi dari badan ke dinas membuat pihaknya menjadi semangat, sebab terdapat UPT. Pengelolaan Sampah di dalam Dinas Lingkungan Hidup.

“Sekarang terdapat UPT. Pengelolaan Sampah di lingkungan hidup, hal ini telah lama kami impikan, yakni mengelolah sampah secara langsung. Tentunya ini menjadi komitmen kami dengan berkoordinasi bersama kabupaten/kota, steakholder dan juga lainnya,” ucap Hidayati dalam kegiatan sosialisasi produk teknologi kebersihan di gedung Bina Graha Medan, Selasa (26/9) yang didampingi  Kepala UPT. Pengelolaan Sampah Dr. Indra Utama,  SE. MSi, dan Kepala Seksi Pengangkutan dan Pengumpulan Sampah, Hendro DP  Sibagariang  S ST.

Dia juga menginginkan adanya kerja sama dengan pihak-pihak yang sudah berkompeten dengan pengelolaan sampah, salah satunya dalam kegiatan sosialisasi dengan PT GroenIndonesia. “Oleh sebab itu kami mohon dukungan kepada masyarakat agar pemerintah kabupaten/kota dapat berintegrasi di dalam pengelolaan sampah secara efisien dengan dana yang dapat berjangkau. Sehingga kita bisa mengelola sampah untuk kehidupan kita semakin bersih dan sehat, yang berkaitan dengan menuju Indonesia bersih,” terangnya.

Hidayati juga mengharapkan adanya teknologi-teknologi yang diterapkan, serta adanya sistem dan management atau model-model pengelolaan sampah yang dilaksanakan. Karena hal itu menjadi bahagian dari pembangunan yang sedang dilakukan.

“Langkah kami saat ini, salah satunya sudah adanya bank sampah yang dibentuk  UPT Pengelolaan Sampah sejak 3 bulan lalu. Dan, juga tupoksi yang lekat pada Dinas Lingkungan Hidup mengenai pengelolaan sampah, di sini kita melihat peluang sampah itu sangat besar. Maka, adanya bank sampah dalam mengurangi timbunan sampah itu sangat bermanfaat, kehadiran pabrik pengelolaan sampah itu juga sangat bermanfaat di tengah-tengah kita,” ucapnya.

Sementara, Kepala UPT Pengelolaan Sampah Dr Indra Utama SE MSi mengatakan, sampai saat ini jumlah bank sampah di Sumut mengikuti jumlah sekolah adiwiyata,  berjumlah 523 sekolah karena sekolah adiwiyata ini memiliki bank sampah.

“Nah yang realnya atau yang sekarang ini ada di jaringan Kota Medan sekitar 22 unit, terletak di Belawan karena di situ induknya. Nah, yang terbaru di Dinas Lingkungan Hidup Sumut ini yang baru berjalan 3 bulan, dan sudah 12 kali beroperasi, di mana jumlah nasabahnya pertama kali 16 orang, sekarang sebanyak 63 orang. Setelah 12 kali beroperasi sudah meghimpun tabungan sampah hampir 4 ton, dan nilai uangnya juga mendekati Rp 4 juta, bahkan ada nilai tabungan salah satu nasabah itu sampai Rp 1,1 juta,”  terangnya.

Lanjutnya, apabila UPT Pengelolaan Sampah membuka bank sampah, pihaknya bisa menerima 250 kg sampah. Sampah tersebut terbanyak dari sampah perkantoran berupa kertas, kemudian jenis plastik.

“Ada juga jenis logam dan kaca. Jadi, dari segi lingkungan dengan adanya bank sampah ini sangat membantu plastik yang berserakan. Bahkan plastik tersebut memiliki nilai jual, bila dikelola dengan baik yang dijadikan bahan baku industri. Selain itu sampah berkurang dan terdapat pengelola dan penanganan sampah sendiri, di mana ada proses pengangkutan sampah dari rumah tangga ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS), lalu ke pengelola dan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sehingga sistem terbangun dan kita bisa menuju Indonesia bersih,” pungkasnya.

Sementara Perwakilan Green Indonesia, Suherland mengatakan, Sumut terutama Medan merupakan perkotaan yang modern. Pihaknya berharap kota dan kabupaten di Sumut lebih sadar akan kebersihan. Lebih terbuka wawasannya untuk melihat suatu teknologi dan memanfaatkannya.

“Dengan sosialisasi ini diharapkan pemerintah kabupaten menyadari akan kebersihan wilayahnya. Kami melalui roadshow produk kami memberikan informasi alat kebersihan, apa yang tepat untuk daerah yang ditempati, dan itu untuk kebaikan kota tersebut,” katanya.

Sumber: http://hariansib.co/view/Medan-Sekitarnya/182992/DLH-Sumut-Gelar-Sosialisasi-Pengelolaan-Sampah-di-Sumut.html

Please follow and like us:
Updated: 13 October 2017 — 2:11 am
DINAS LINGKUNGAN HIDUP PROVSU. © 2018